Pages
Selasa, 24 April 2012
Eliminated Sad and Worried
It is do not wrong for us to grief.
Because it is a natural feeling that given by God ..
But sometimes that feeling can be wrong if we out of control on sadness ..
Islam teaches us to be patient and persevere in facing the life ..
Islam also teaches us to accept the fate..
Remember, there are still many people out there who suffers more than us..
We live in this world is like a traveler on the road ..
Hopefully we are always under His mercy..
Aamiin ya Rabbal 'alamiin
Adalah tidak salah untuk kita bersedih ataupun berduka cita.
Karana perasaan itu adalah semula jadi yang dikurniakan oleh Allah..
Tapi kadang kala perasaan itu boleh menjadi salah apabila kita melampaui batas kesedihan..
Islam mengajar kita supaya bersabar dan tabah dalam menghadapi dugaan hidup..
Islam juga mengajar kita supaya menerima takdir Allah..
Ingatlah, masih ramai orang di luar sana yang mengalami kesusahan lebih dari kita.. Hidup kita di dunia ini hanyalah seperti seorang musafir di jalanan..
Semoga kita sentiasa di bawah Rahmat-Nya.. Aamiin ya Rabbal 'alamiin
Kehidupanmu adalah cerminan dari apa yang engkau pikirkan,
artinya: semua hal yang engkau pikirkan dan engkau hayati akan sangat berpengaruh pada kehidupanmu.
(Dr. 'Aidh al Qorni-Laa Tahzan)
Mari kita saksikan bersama bentuk kebesaran ayat-ayat Allah swt yang terdapat di alam semesta. Hal ini akan menuntut kita untuk menyikapinya dengan cara membayangkan, memikirkan, dan merenungkan kebesaran ayat-ayat itu.
Apakah Anda pernah mencoba untuk melakukan ibadah seperti ini? Berpikir mengenai ayat-ayat Allah swt. yang terdapat di alam semesta merupakan sebuah ibadah, yaitu ibadah orang-orang yang mengenal Allah dan orang-orang yang pandai mensyukuri nikmat nikmat-Nya. Ibadah seperti ini merupakan suatu kewajiban yang telah dilupakan oleh banyak orang.
Orang yang berpikir, akan menjadi tahu, dan orang yang merenung, akan menjadi mengerti, sehingga Anda akan melihat mereka merasa aman, tenang, dan hati mereka dipenuhi keimanan.
Allah swt. berfirman,
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. ‘” (Ali Imran: 190-191)
Rasulullah saw. telah bersabda berkaitan dengan ketika diturunkannya ayat di atas,
“Celaka bagi orang yang membacanya (ayat-ayat Allah), namun tidak memikirkannya.” (HR Bukhari)
Allah swt . berfirman,
“Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada AlQur’an itu.” (al-A’raaf: 185)
Hati-hati dengan pemikiran karena pemikiran menjadi perkataan..
Hati-hati dengan perkataan karena perkataan menjadi tindakan..
Hati-hati dengan tindakan karena tindakan menjadi kebiasaan..
Hati-hati dengan kebiasaan karena kebiasaan menjadi karakter..
Hati-hati dengan karakter karena karakter menjadi nasib..
Minggu, 22 April 2012
TEST of LIFE
Examinations of any kind is a gift of Allah, who made not because it did not pass any exam answer or any response to this life. Surely we are not asked to solve all the problems of living alone test, we were told to TAQWA to Allah, Allah will lead the rest to give a solution
Ujian bentuk apapun adalah karunia Allah, yang membuat tak lulus bukan soalnya melainkan salah jawabannya atau salah menyikapi ujian hidup ini. Sesungguhnya kita tidak disuruh mengatasi semua persoalan ujian hidup sendiri, kita disuruh Taqwa (Yakin & Taat) kepadaNya, selebihnya Dia yang akan menuntun memberi solusi.
Sabtu, 21 April 2012
PARABLE
Jika kamu memancing ikan....
Setelah ikan itu terkait di mata kail, ambilah ikan itu....
Jangan kamu lepaskan ia ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu.
Dan mungkin akan menderita selagi ia masih hidup.
Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang...
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja....
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu.
Dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu....
Jika kamu menadah air biarlah seadanya, jangan terlalu mengharap pada wadahnya, cukup sekadar keperluanmu ....
Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya seperti semula.... Akhirnya ia dibuang.... Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi....
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya....
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa....
Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan kesalahan tidak mudah bagi kamu untuk menerimanya....
Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya bisa jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya....
Jika kamu telah memiliki sepiring nasi... Yang pasti baik untuk dirimu.
Mengenyangkan. Bermanfaat. Mengapa kamu mencoba mencari makanan yang lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan dan kenikmatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak bisa memakannya. Kamu akan menyesal....
Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan.....
Yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu.
Mengapa kamu mencoba membandingkannya dengan yang lain.
Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia
menjadi milik orang lain... Kamu juga yang akan menyesal....
WE PLAN, ALLAH OF DETERMINING
Tuliskan rencana kita dengan sebuah pensil
tapi berikan penghapusnya padaNYA
ijinkan DIA menghapus bagian2 yg salah
& menggantinya dengan rencanaNYa yg indah di dalam hidup kita
Karena DIA tau apa yg kita butuhkan
bukan apa yg kita minta
LIFE IS A LEARNING
Belajar bersyukur, meski ta cukup
Belajar iklas, meski ta rela
Belajar taat, meski berat
Belajar memahami, meski ta sehati
Belajar sabar, meski terbebani
Belajar setia, meski tergoda
Belajar memberi, meski ta seberapa
Belajar mengasihi, meski disakiti
Belajar tenang, meski gelisah
Belajar percaya, meski ragu
Belajar yakin, meski ta nampak
Belajar nerima, meski ta sesuai
Belajar korban, meski separuh nyawa
WINNERS OF LIFE
PEMENANG KEHIDUPAN adalah:
Insan yang tetap sejuk di tempat yang panas
Selalu manis ditempat yang pahit
Selalu merasa kecil meski telah menjadi besar
Tetap tenang di tengah badai yang paling bergemuruh
Dan tetap mengandalkan ALLAH dalam segala urusan
ALLAH KNOWS BEST
Allah mengetahui apa yang terbaik bagi kita
Jadi mengapa kita mengeluh
Kami selalu ingin sinar matahari
Tapi Dia tahu harus ada hujan
Boleh jadi Allah mengabulkan harapan kita
dengan tidak memberi apa yang kita inginkan,
karena Dia Maha Tahu bahaya yang akan menimpa dibalik keinginan kita.
ALLAH knows what is best for us
So why should we complain
We always want the sunshine
But He knows there must be rain.
Perhaps God grant we hope to not give us what we want,
because He is aware of the dangers that will befall our desires behind
Minggu, 15 April 2012
Sure Only the Power of God
Saat Allah menjawab doamu, Ia meminta Imanmu,, saat Allah belum menjawab
doamu, Ia meminta kesabaranmu, & saat Allah menjawab tapi bukan doamu,
Ia memilih yang terbaik untukmu
When God answers your prayer, He asks your faith, when God has not answers your prayer, He asked for patience, and when God answers your prayers, but instead, He chose the best for you
Kamis, 12 April 2012
Turn Into the True Power
Let Allah alone who encourage us, so without knowing any event be reprimanded for our laziness.
Allah alone is sufficient to maintain our patience, because sometimes sweep over the sincerity of human attention.
May Allah make us personally meaningful, personal time mingling, He was able to encourage others, as His own, He was able to strengthen himself
Allah alone is sufficient to maintain our patience, because sometimes sweep over the sincerity of human attention.
May Allah make us personally meaningful, personal time mingling, He was able to encourage others, as His own, He was able to strengthen himself
Biarlah Allah saja yang menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita.
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan.
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur, ia mampu menyemangati yang lain, saat sendiri, ia mampu menguatkan dirinya sendiri.
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan.
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur, ia mampu menyemangati yang lain, saat sendiri, ia mampu menguatkan dirinya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)