Pages

Selasa, 29 Mei 2012

Ya ALLAH ampunilah kami



Ya Allah ampuni kami,
Ya Rahman ampuni kami,
Ya Rahim ampuni kami,
Ya Khalik ampuni kami,
Ya Ghaffar ampuni kami,

Atas..
Masih lemah iman kami,
kami Masih bodoh jahil,
kami Masih melampaui batas,
kami masih haus pujian dan suka memuji manusia,
kami masih berpanjang angan-angan,
kami masih ikuti hawa nafsu,
kami masih riya,
kami masih sia-siakan waktu dan menunda-nunda,
kami masih berkeluh-kesah,
kami masih berputus asa,
kami masih lalai dari bersyukur pada MU,
kami masih “sakit”kan hati,
kami masih berteman dengan teman yang buruk,
kami masih terdiam melihat kemaksiatan dan kezaliman,
kami masih mencari rezeki tak halal,
kami masih lalaikan amanah,
kami masih mengghibah,
kami masih lalaikan anak yatim dhuafa,
kami masih tertawa yang banyak dan menangis yang sedikit,
kami masih lupa kematian cintai dunia,
kami masih lupakan Engkau dalam helaan nafas, dan lalaikan perintahMU,

Ampuni kami, bimbing kami, tunjuki kami…
Karena kami tiada inginkan tinggal dalam dosa-dosa kami,
Karena kami sungguh akan merubah semua menjadi yang lebih baik,
Karena kami sungguh akan mulai berbuat amal sholeh dari sekarang,
Karena kami akan mulai bersama-sama,
Sungguh kami, bertobat, dan kembali kejalanMU,
Tetapkan kami, hati kami untuk selalu condong pada MU,
Tetapkan kami, dalam persaudaraan karena MU,
Tetapkan kami, dalam cintaMU, cinta karenaMU,
Agar kami selalu rindu dan cintaiMU…

Salam dan salawat kami untuk RasulMU,
Cinta kami untukMU,
Ya Allah, tiada daya dan upaya tanpa ijinMU

Aamiin

Sabtu, 19 Mei 2012



Keberanian mengatakan tidak tahu untuk sesuatu yang memang ia tidak ketahui, akan jauh lebih terhormat serta menenangkan daripada selalu ingin terlihat serba tahu padahal sebenarnya hanya sok tahu.

Selasa, 24 April 2012

Eliminated Sad and Worried

It is do not wrong for us to grief. Because it is a natural feeling that given by God .. But sometimes that feeling can be wrong if we out of control on sadness .. Islam teaches us to be patient and persevere in facing the life .. Islam also teaches us to accept the fate.. Remember, there are still many people out there who suffers more than us.. We live in this world is like a traveler on the road .. Hopefully we are always under His mercy.. Aamiin ya Rabbal 'alamiin

Adalah tidak salah untuk kita bersedih ataupun berduka cita. Karana perasaan itu adalah semula jadi yang dikurniakan oleh Allah.. Tapi kadang kala perasaan itu boleh menjadi salah apabila kita melampaui batas kesedihan.. Islam mengajar kita supaya bersabar dan tabah dalam menghadapi dugaan hidup.. Islam juga mengajar kita supaya menerima takdir Allah.. Ingatlah, masih ramai orang di luar sana yang mengalami kesusahan lebih dari kita.. Hidup kita di dunia ini hanyalah seperti seorang musafir di jalanan.. Semoga kita sentiasa di bawah Rahmat-Nya.. Aamiin ya Rabbal 'alamiin

Kehidupanmu adalah cerminan dari apa yang engkau pikirkan, artinya: semua hal yang engkau pikirkan dan engkau hayati akan sangat berpengaruh pada kehidupanmu. (Dr. 'Aidh al Qorni-Laa Tahzan)

Mari kita saksikan bersama bentuk kebesaran ayat-ayat Allah swt yang terdapat di alam semesta. Hal ini akan menuntut kita untuk menyikapinya dengan cara membayangkan, memikirkan, dan merenungkan kebesaran ayat-ayat itu. Apakah Anda pernah mencoba untuk melakukan ibadah seperti ini? Berpikir mengenai ayat-ayat Allah swt. yang terdapat di alam semesta merupakan sebuah ibadah, yaitu ibadah orang-orang yang mengenal Allah dan orang-orang yang pandai mensyukuri nikmat­ nikmat-Nya. Ibadah seperti ini merupakan suatu kewajiban yang telah dilupakan oleh banyak orang. Orang yang berpikir, akan menjadi tahu, dan orang yang merenung, akan menjadi mengerti, sehingga Anda akan melihat mereka merasa aman, tenang, dan hati me­reka dipenuhi keimanan. Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang me­ngingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka pe­liharalah kami dari siksa neraka. ‘” (Ali Imran: 190-191) Rasulullah saw. telah bersabda berkaitan dengan ke­tika diturunkannya ayat di atas, “Celaka bagi orang yang membacanya (ayat-ayat Allah), namun tidak memikirkannya.” (HR Bukhari) Allah swt . berfirman, “Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah dan ke­mungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada Al­Qur’an itu.” (al-A’raaf: 185)

Hati-hati dengan pemikiran karena pemikiran menjadi perkataan.. Hati-hati dengan perkataan karena perkataan menjadi tindakan.. Hati-hati dengan tindakan karena tindakan menjadi kebiasaan.. Hati-hati dengan kebiasaan karena kebiasaan menjadi karakter.. Hati-hati dengan karakter karena karakter menjadi nasib..

Minggu, 22 April 2012

TEST of LIFE

Examinations of any kind is a gift of Allah, who made not because it did not pass any exam answer or any response to this life. Surely we are not asked to solve all the problems of living alone test, we were told to TAQWA to Allah, Allah will lead the rest to give a solution Ujian bentuk apapun adalah karunia Allah, yang membuat tak lulus bukan soalnya melainkan salah jawabannya atau salah menyikapi ujian hidup ini. Sesungguhnya kita tidak disuruh mengatasi semua persoalan ujian hidup sendiri, kita disuruh Taqwa (Yakin & Taat) kepadaNya, selebihnya Dia yang akan menuntun memberi solusi.

Sabtu, 21 April 2012

PARABLE

Jika kamu memancing ikan.... Setelah ikan itu terkait di mata kail, ambilah ikan itu.... Jangan kamu lepaskan ia ke dalam air begitu saja.... Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu. Dan mungkin akan menderita selagi ia masih hidup. Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.... Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja.... Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu. Dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingatmu.... Jika kamu menadah air biarlah seadanya, jangan terlalu mengharap pada wadahnya, cukup sekadar keperluanmu .... Apabila sekali ia retak.... tentu sukar untuk kamu menambalnya seperti semula.... Akhirnya ia dibuang.... Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.... Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya.... Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa.... Anggaplah dia manusia biasa. Apabila sekali dia melakukan kesalahan tidak mudah bagi kamu untuk menerimanya.... Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya bisa jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya.... Jika kamu telah memiliki sepiring nasi... Yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Bermanfaat. Mengapa kamu mencoba mencari makanan yang lain.. Terlalu ingin mengejar kelezatan dan kenikmatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak bisa memakannya. Kamu akan menyesal.... Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan..... Yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu mencoba membandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya apabila dia menjadi milik orang lain... Kamu juga yang akan menyesal....

WE PLAN, ALLAH OF DETERMINING

Tuliskan rencana kita dengan sebuah pensil tapi berikan penghapusnya padaNYA ijinkan DIA menghapus bagian2 yg salah & menggantinya dengan rencanaNYa yg indah di dalam hidup kita Karena DIA tau apa yg kita butuhkan bukan apa yg kita minta

LIFE IS A LEARNING

Belajar bersyukur, meski ta cukup Belajar iklas, meski ta rela Belajar taat, meski berat Belajar memahami, meski ta sehati Belajar sabar, meski terbebani Belajar setia, meski tergoda Belajar memberi, meski ta seberapa Belajar mengasihi, meski disakiti Belajar tenang, meski gelisah Belajar percaya, meski ragu Belajar yakin, meski ta nampak Belajar nerima, meski ta sesuai Belajar korban, meski separuh nyawa

WINNERS OF LIFE

PEMENANG KEHIDUPAN adalah: Insan yang tetap sejuk di tempat yang panas Selalu manis ditempat yang pahit Selalu merasa kecil meski telah menjadi besar Tetap tenang di tengah badai yang paling bergemuruh Dan tetap mengandalkan ALLAH dalam segala urusan

ALLAH KNOWS BEST

Allah mengetahui apa yang terbaik bagi kita Jadi mengapa kita mengeluh Kami selalu ingin sinar matahari Tapi Dia tahu harus ada hujan Boleh jadi Allah mengabulkan harapan kita dengan tidak memberi apa yang kita inginkan, karena Dia Maha Tahu bahaya yang akan menimpa dibalik keinginan kita. ALLAH knows what is best for us So why should we complain We always want the sunshine But He knows there must be rain. Perhaps God grant we hope to not give us what we want, because He is aware of the dangers that will befall our desires behind

Minggu, 15 April 2012

Sure Only the Power of God

Saat Allah menjawab doamu, Ia meminta Imanmu,, saat Allah belum menjawab doamu, Ia meminta kesabaranmu, & saat Allah menjawab tapi bukan doamu, Ia memilih yang terbaik untukmu When God answers your prayer, He asks your faith, when God has not answers your prayer, He asked for patience, and when God answers your prayers, but instead, He chose the best for you

Kamis, 12 April 2012

Turn Into the True Power

Let Allah alone who encourage us, so without knowing any event be reprimanded for our laziness.
Allah alone is sufficient to maintain our patience, because sometimes sweep over the sincerity of human attention.
May Allah make us personally meaningful, personal time mingling, He was able to encourage others, as His own, He was able to strengthen himself
Biarlah Allah saja yang menyemangati kita, sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita.
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita, karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan.
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna, pribadi yang saat berbaur, ia mampu menyemangati yang lain, saat sendiri, ia mampu menguatkan dirinya sendiri.